Banjarbaru - Pandemi covid-19 telah membawa dampak pada seluruh sektor kehidupan manusia, tak terkecuali pada sektor pendidikan. Sudah beberapa bulan sekolah-sekolah harus melakukan pembelajaran jarak jauh (PJJ) secara daring. Demikian juga untuk pendidikan pra sekolah atau taman kanak-kanak, juga melaksanakan pembelajaran jarak jauh. Kehidupan pasti akan berubah untuk mengatasi risiko wabah ini, Itulah yang oleh banyak orang disebut sebagai new normal atau tatanan kehidupan baru. Semua pihak harus bersiap pada tahap new normal.
BP PAUD dan Dikmas Provinsi Kalimantan Selatan kembali berbagi informasi untuk menghadapi tatanan, kebiasaan dan perilaku yang baru dan permasalahan yang kemungkinan muncul dalam pendidikan anak usia dini melalui Talkshow dengan “Optimisme Menghadapi Next Normal Pandemi Covid-19” yang diadakan pada tanggal 26 November 2020 di Aula Pangeran Antasari BP-PAUD dan Dikmas Provinsi Kalimantan Selatan.
Menghadirkan narasumber Rimalia Karim, S.KM, M.M yang merupakan Motivator Keluarga Salimah Banjarmasin, Dr. Novitawati, S.Psi, M.Pd dari BAP Provinsi Kalimantan Selatan, Harina Budi Utami S.Pd, Kabid PNF pada Dinas Pendidikan Kab. Barito Kuala, Murniyanti Ismail, M.Pd, Dosen UIN Antasari, Iga Serpianing Aroma, M.Psi. Psikolog yang merupakan Psikolog Perkembangan Anak serta Dr. Erny Wahdini, M.Pd, Ketua HIMPAUDI Kab. Banjar. Dipandu oleh moderator Widyawaty S.Pd dan Sri Iswahyuningsih, S.P., M.Pd, Pamong Belajar BP PAUD dan Dikmas Provinsi Kalimantan Selatan.
Kegiatan dilaksanakan secara luring dengan menerapkan protokol kesehatan yang sangat ketat dan diikuti oleh 125 orang peserta dari berbagai Lembaga PAUD yang ada di Kabupaten/Kota Kalimantan Selatan.
“Kita harus tetap optimis dan tidak boleh lengah, artinya kondisi new normal ini bukan berarti Corona itu hilang,” ungkap Kepala BP PAUD dan Dikmas Provinsi Kalimantan Selatan, Sudadi, M.Si.
Masih menurut beliau, “kita harus hati-hati dan juga tetap optimis, pelan-pelan kehidupan ini akan tetap terbangun terutama pendidikan namun tetap membutuhkan kesabaran,” lanjutnya.
“Nah yang dilakukan BP PAUD dan Dikmas Provinsi Kalimantan Selatan, saat ini adalah membangun kebersamaan disituasi yang sulit ini secara bersama-sama,” tutupnya. (AA)